Insiden Kapten Persikama Ngamuk ke Penonton Usai Laga Liga 4 Jateng

LIGA 4 LAMPUNG 2025/26
Piala Gubernur Lampung
Klasemen • Selasa, 10 Februari 2026
GRUP A
# Tim M SG P
1Farmers Angon Saka FC4+1912
2Bandar Lampung FC4-29
3Oosthaven4+36
4SS Lampung FC4-91
5Perseti4-111
GRUP B
# Tim M SG P
1TS Saiburai4+3312
2Mesuji FC4+109
3Tri Sula Raya4-94
4BUP4-202
5GGF4-141

MAGEMAGELANG — Laga Liga 4 Jawa Tengah (Jateng) antara Persikama Magelang melawan Persik Kendal tidak hanya menyuguhkan aksi di atas lapangan, tetapi juga kejadian yang menghebohkan media sosial. Kapten Persikama, Abdul Rahman Sulaeman, terlibat emosi dan sempat ngamuk kepada salah satu penonton usai pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2–0 bagi Persikama di Stadion Amerta, Minggu (11/1/2026).

Insiden ini terjadi setelah peluit panjang dibunyikan. Abdul Rahman, yang juga pernah bermain untuk klub-klub besar Indonesia, mencoba menenangkan sejumlah suporter Persikama agar tidak melakukan provokasi terhadap tim lawan, namun suasana tiba-tiba memanas. Seorang oknum suporter bahkan mengacungkan jari tengah dan melontarkan kata-kata kasar kepada sang kapten, sehingga membuatnya kehilangan kesabaran dan bereaksi secara emosional.

Menurut rekaman video yang beredar, Abdul Rahman sempat berjalan menuju tribun penonton, tetapi berhasil dicegah oleh kru keamanan stadion. Aksi tersebut menjadi sorotan netizen karena dilakukan oleh seorang pemain yang biasanya dikenal tenang dan berpengalaman.

Setelah kejadian itu, Abdul Rahman menyampaikan permintaan maafnya kepada suporter dan publik sepakbola. Ia mengakui bahwa emosinya sempat terpancing akibat situasi pasca-pertandingan dan kelelahan usai pertandingan, namun tetap menyesali tindakannya yang kurang tepat. “Saya salah karena tidak bisa menahan emosi. Saya juga sudah minta maaf kepada semua pihak,” ujar Abdul Rahman kepada wartawan.

Kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, baik pemain maupun suporter, tentang pentingnya menjaga sportivitas dan ketenangan dalam mendukung tim kebanggaan masing-masing, terutama di kompetisi seperti Liga 4 Jateng yang sarat persaingan dan antusiasme tinggi.

📅 Persikama selanjutnya akan fokus memulihkan konsentrasi skuadnya menjelang pertandingan berikutnya melawan tim lawan di kompetisi regional ini.LANG — Laga Liga 4 Jawa Tengah (Jateng) antara Persikama Magelang melawan Persik Kendal tidak hanya menyuguhkan aksi di atas lapangan, tetapi juga kejadian yang menghebohkan media sosial. Kapten Persikama, Abdul Rahman Sulaeman, terlibat emosi dan sempat ngamuk kepada salah satu penonton usai pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2–0 bagi Persikama di Stadion Amerta, Minggu (11/1/2026).

Insiden ini terjadi setelah peluit panjang dibunyikan. Abdul Rahman, yang juga pernah bermain untuk klub-klub besar Indonesia, mencoba menenangkan sejumlah suporter Persikama agar tidak melakukan provokasi terhadap tim lawan, namun suasana tiba-tiba memanas. Seorang oknum suporter bahkan mengacungkan jari tengah dan melontarkan kata-kata kasar kepada sang kapten, sehingga membuatnya kehilangan kesabaran dan bereaksi secara emosional.

Menurut rekaman video yang beredar, Abdul Rahman sempat berjalan menuju tribun penonton, tetapi berhasil dicegah oleh kru keamanan stadion. Aksi tersebut menjadi sorotan netizen karena dilakukan oleh seorang pemain yang biasanya dikenal tenang dan berpengalaman.

Setelah kejadian itu, Abdul Rahman menyampaikan permintaan maafnya kepada suporter dan publik sepakbola. Ia mengakui bahwa emosinya sempat terpancing akibat situasi pasca-pertandingan dan kelelahan usai pertandingan, namun tetap menyesali tindakannya yang kurang tepat. “Saya salah karena tidak bisa menahan emosi. Saya juga sudah minta maaf kepada semua pihak,” ujar Abdul Rahman kepada wartawan.

Kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, baik pemain maupun suporter, tentang pentingnya menjaga sportivitas dan ketenangan dalam mendukung tim kebanggaan masing-masing, terutama di kompetisi seperti Liga 4 Jateng yang sarat persaingan dan antusiasme tinggi.

📅 Persikama selanjutnya akan fokus memulihkan konsentrasi skuadnya menjelang pertandingan berikutnya melawan tim lawan di kompetisi regional ini.

Bagikan: